Bosan?

Pernah merasa bosan tentang kita?
setiap hari berbalas pesan, tak jarang pula berdialog lewat ponsel.
sering bahagia bersama tak jarang pula ada rasa kecewa.
aku harap kamu tidak bosan, sama sepertiku
aku pun tidak pernah bosan dan berharap tidak pernah bosan.
bagaimana aku bisa bosan jika sumber nikmat bahagia yang diberikan Tuhan ada dikamu.
Jika aku bosan, maka aku bisa di cap sebagai hamba Allah yang kufur akan nikmat.
dosaku sudah banyak, tak ingin aku menimbunnya bahkan menambahnya.
aku ingin mati dengan keadaan secuil dosa dan dalam keadaan khusnul khotimah.
kalau bisa mati ketika telah menikmati kehidupan bersamamu.
Sebab kita pasti akan dipertemukan kembali nanti di surganya.
saling tolong-menolong di akhirat.

Jangan bosan.
aku masih banyak beribu cara, bahkan tidak terhitung jumlahnya supaya kita bisa selalu bahagia dan awet hingga tua.
doakan saja otak aku ini masih konyol sehingga mampu membuatmu tertawa lepas.
Pernah sekali..
Kita merasa berada dititik paling membingungkan.
Kau yang merasa kecewa karena prilaku diriku yang tidak pengertian dengan kebaikanmu.
dan aku yang merasa bodoh serta tertekan karena telah membuat seseorang yang harusnya di beri kasih sayang malah aku buat kecewa hingga sedih.
Maaf saja..
Aku ini manusia.
Masih perlu banyak belajar, masih perlu banyak memahami.

Jangan bosan.
Perihal jarak yang jauh terbentang dipisah dua pulau berbeda.
Kabar dan kepercayaan adalah hal utama.
maka dari itu aku memberi kabar atas hal-hal yang aku lakukan, agar kau tidak merasa khawatir.
aku sayang kepadamu, aku tidak ingin membebani pikiranmu untuk mengkhawatirkan diriku.
Maaf saja..
Aku ini manusia.
Terkadang tidak memberi kabar terlebih dahulu sebab aku lupa dan terburu-buru.

Jangan bosan.
Dengan bait bait rindu yang kubuat
dengan kalimat-kalimat yang coba kurangkai sedemikian rupa hanya untuk dirimu
aku harap kamu senang membaca ini semua.
Pesanku sekarang kepadamu, jangan tersenyum saat membaca ini.
sebab banyak orang disekitarmu yang matanya fokus kepadamu, mereka seakan berlomba agar dapat dapat bertatapan denganmu, walaupun dengan cara tidak sengaja sekalipun, apalagi jika kamu tersenyum, luluh sudah hati mereka.
Jika saja senyummu dapat dijual dikedai-kedai pasti orang-orang rela mengantri panjang bahkan sebelum toko buka, demi mendapatkan senyummu yang sangat berharga.
Mereka rela letih demi senyummu
Mereka rela haus dan kelaparan demi senyummu
Mereka rela menjadi miskin demi untuk senyummu
Aku sih biasa saja, bahkan aku bangga terhadap diriku sendiri.
bagaimana tidak, aku yang kau beri senyuman berharga itu dengan percuma,
aku yang merasa bahagia bersama dengan dirimu tanpa tau waktu.
aku yang punya segalanya atas keindahan dirimu.

Jangan bosan bersamaku.
Jangan bosan bersedekah untukku.
Jangan bosan sebab aku tidak akan bosan.

Komentar

Postingan Populer